BKKBN ajak masyarakat sajikan masakan sendiri di meja makan

bugar Jun 10, 2024

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah lembaga yang bertanggung jawab untuk mengatur dan mengelola program kependudukan dan keluarga berencana di Indonesia. Salah satu program unggulan yang saat ini sedang digalakkan oleh BKKBN adalah program “Sajikan Masakan Sendiri di Meja Makan”.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Dengan cara memasak sendiri makanan di rumah, diharapkan masyarakat dapat lebih memperhatikan kualitas dan kuantitas nutrisi yang terkandung dalam makanan yang mereka konsumsi.

BKKBN menyadari bahwa masalah gizi buruk masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Banyak masyarakat yang kurang memperhatikan pola makan yang sehat dan seringkali mengonsumsi makanan cepat saji atau makanan instan yang kurang bergizi. Hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatan dan pertumbuhan anak-anak, serta meningkatkan risiko terkena penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Dengan program “Sajikan Masakan Sendiri di Meja Makan”, BKKBN mengajak masyarakat untuk kembali ke tradisi memasak dan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Masyarakat diimbau untuk lebih sering memasak di rumah, menggunakan bahan-bahan alami dan segar, serta mengurangi konsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet dan pemanis buatan.

Selain itu, BKKBN juga memberikan edukasi tentang pentingnya pola makan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Dengan pola makan yang seimbang, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Melalui program “Sajikan Masakan Sendiri di Meja Makan”, BKKBN berharap dapat mengubah pola makan masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat dan bergizi. Dengan memasak sendiri makanan di rumah, masyarakat dapat lebih memperhatikan kualitas dan jumlah nutrisi yang mereka konsumsi, sehingga dapat mencegah terjadinya masalah gizi buruk dan penyakit terkait gizi. Semoga program ini dapat terus mendapat dukungan dan partisipasi dari masyarakat luas.