Cara mengonsumsi daging bagi penderita hipertensi

bugar Jun 18, 2024

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang sering dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Salah satu faktor risiko yang dapat memicu hipertensi adalah konsumsi makanan tinggi lemak, garam, dan kolesterol, termasuk daging.

Bagi penderita hipertensi, mengonsumsi daging perlu dilakukan dengan hati-hati. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengonsumsi daging dengan aman:

1. Pilih jenis daging yang rendah lemak
Daging merah yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan hipertensi. Sebaiknya pilih daging yang rendah lemak seperti daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, atau ikan.

2. Hindari daging olahan
Daging olahan seperti sosis, daging asap, dan daging kalengan mengandung banyak garam dan bahan pengawet yang dapat meningkatkan tekanan darah. Sebaiknya hindari konsumsi daging olahan dan pilih daging segar.

3. Batasi konsumsi daging merah
Daging merah mengandung zat besi heme yang dapat meningkatkan risiko hipertensi. Batasi konsumsi daging merah hingga 2-3 porsi seminggu dan gantilah dengan sumber protein nabati seperti tahu, tempe, atau kacang-kacangan.

4. Pilih cara memasak yang sehat
Hindari menggoreng daging karena dapat meningkatkan kandungan lemak dan kolesterol. Lebih baik panggang, rebus, atau kukus daging untuk mengurangi jumlah lemak jenuh yang dikonsumsi.

5. Perhatikan porsi makan
Jangan mengonsumsi daging dalam porsi yang berlebihan. Sebaiknya konsumsi daging sebagai lauk pauk dalam jumlah yang wajar dan seimbang dengan porsi sayuran dan karbohidrat lainnya.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat mengonsumsi daging dengan aman dan tetap menjaga tekanan darah Anda tetap stabil. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi jika Anda memiliki kondisi hipertensi atau masalah kesehatan lainnya. Semoga bermanfaat!