Kiat konsumsi daging kambing bagi penderita hipertensi 

bugar Jun 16, 2024

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi medis yang sering kali membatasi konsumsi berbagai jenis makanan, termasuk daging kambing. Namun, sebenarnya konsumsi daging kambing dapat tetap dilakukan oleh penderita hipertensi asalkan dengan beberapa kiat yang tepat.

Daging kambing merupakan sumber protein hewani yang kaya akan zat besi, vitamin B, dan mineral seperti seng dan selenium. Namun, daging kambing juga tinggi kandungan lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Untuk itu, berikut adalah beberapa kiat dalam mengonsumsi daging kambing bagi penderita hipertensi:

1. Pilih bagian daging yang rendah lemak
Pilihlah bagian daging kambing yang rendah lemak seperti daging tanpa lemak atau daging dari bagian dada. Hindari bagian daging yang tinggi lemak seperti daging perut atau bagian pinggul.

2. Hindari menggoreng daging kambing
Hindari menggoreng daging kambing dalam minyak yang banyak. Lebih baik memasak daging kambing dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus untuk mengurangi konsumsi lemak jenuh.

3. Batasi konsumsi daging kambing
Meskipun daging kambing mengandung nutrisi penting, konsumsilah dengan porsi yang tepat dan seimbang. Hindari mengonsumsi daging kambing setiap hari dan gantilah dengan sumber protein nabati seperti tahu, tempe, atau kacang-kacangan.

4. Perhatikan penggunaan bumbu
Hindari penggunaan bumbu yang tinggi garam atau MSG dalam memasak daging kambing. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dan memperburuk kondisi hipertensi.

Dengan mengikuti kiat-kiat di atas, penderita hipertensi dapat tetap menikmati daging kambing sebagai bagian dari pola makan sehat. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi mengenai pola makan yang sesuai untuk kondisi hipertensi Anda. Semoga bermanfaat.