Pakar bantah kemasan AMDK berbahan polikarbonat sebabkan anak autis

bugar Jun 17, 2024

Pakar kesehatan menegaskan bahwa klaim yang mengatakan bahwa kemasan air minum dalam kemasan berbahan polikarbonat dapat menyebabkan autisme pada anak adalah tidak benar. Sebuah artikel yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa zat kimia yang terkandung dalam polikarbonat dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak pada anak, termasuk autisme.

Namun, pakar kesehatan yang telah melakukan penelitian menyatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Polikarbonat memang mengandung zat kimia bernama bisphenol-A (BPA), yang diyakini dapat menyebabkan masalah kesehatan jika terpapar dalam jumlah yang tinggi. Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia telah menetapkan batas aman penggunaan BPA dalam kemasan makanan dan minuman, termasuk air minum dalam kemasan.

Pakar kesehatan juga menekankan pentingnya untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa keabsahan informasi yang mereka terima sebelum menyebarkannya ke orang lain, terutama dalam hal yang berkaitan dengan kesehatan.

Sebagai orang tua, penting untuk selalu memperhatikan kesehatan anak dan memastikan bahwa mereka mendapatkan pola makan dan minum yang sehat. Menggunakan air minum dalam kemasan sebagai alternatif saat air minum dari kran tidak tersedia adalah pilihan yang baik, asalkan memastikan bahwa kemasan tersebut aman dan memenuhi standar kesehatan yang berlaku.

Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa kemasan air minum dalam polikarbonat dapat menyebabkan autisme pada anak sebaiknya tidak dipercaya begitu saja. Kesehatan anak adalah hal yang sangat penting, dan sebagai orang tua, kita harus selalu memastikan bahwa informasi yang kita terima terlebih dahulu melalui saringan yang benar sebelum diterima sebagai kebenaran mutlak.